
Ciptakan Rumah yang Ramah Bagi Anak
Bagi kalian yang memiliki anak balita pasti sedang ekstra penjagaannya ya, memerhatikan dan melindungi si kecil dengan optimal agar tidak terjadi hal yang di inginkan tidak terjadi dan membuat hal ini benar benar capek. Seiring dengan pertumbuhan anak, semakin aktif pula mereka menjelajahi isi rumah.
Maka segala sesuatunya yang berada di rumah harus betul-betul diperhatikan. Alasannya demi keamanan si kecil.
Penataan kamar anak hendaknya disesuaikan dengan tingkat usia anak. Pasalnya, seiring perkembangan usia, anak memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda.
Tapi kalian juga harus memperhatikan agar anak merasa tidak dibatasi dan masih bisa meminimalisir kemungkinan cedera.
Lalu bagaimana cara menata rumah yang ramah anak?
Ini Tipsnya :
- Furnitur dengan pinggiran tumpul
Jika kalian memiliki anak yang masih kecil, hal inilah yang harus dipertimbangkan pertama kali ketika ingin membeli furnitur.
Furnitur dengan sudut atau pinggiran yang tajam tentunya lebih mudah melukai si kecil dibandingkan dengan yang tumpul.
Jika sudah terlanjur membeli furnitur yang sudutnya tajam, beri pelindung dari plastik yang bisa dibeli di toko perlengkapan anak.
- Pilih penyimpanan tertutup
Pilihlah kabinet atau lemari yang tertutup sehingga dapat mencegah barang-barang di dalamnya jatuh dan menimpa si kecil.
Selain itu, tempat penyimpanan tertutup juga mengurangi kemungkinan anak-anak untuk mengambil barang sembarangan.
Lebih baik lagi jika penyimpanannya menggunakan kunci.
3. Rapikan kabel dan stop kontak
Hindari resiko tersengat listrik dengan memasang penutup pada stop kontak dan merapikan kabel.
Selain tidak enak dilihat, kabel yang berantakan rawan membuat anak tersandung.
Sedangkan stop kontak yang terbuka biasanya menarik anak untuk menyentuhnya.
4. Alasi alas agar tidak licin
Anak-anak yang baru bisa berjalan rentan untuk terjatuh karena belum bisa menjaga keseimbangannya, untuk mencegah ia terluka saat belajar berjalan. Alasi lantai dengan karpet yang memiliki alas anti licin.
Kalian bisa memasang karpet atau tikar bermain sehingga luka dan rasa sakit diminimalisir ketika anak tidak sengaja terjatuh.
5. Jauhkan barang pecah belah dari jangkauan anak
Letakkan barang yang mudah pecah di tempat yang lebih tinggi agar susah dijangkau oleh anak-anak.
Usahakan untuk tidak meletakkan barang di atas meja dengan taplak atau table runner karena mudah terseret atau ditarik oleh anak-anak.
6. Pasang pembatas tangga
Anak yang sedang aktif berjalan akan mencoba untuk menaiki tangga. Hindari kejadian yang tidak diinginkan dengan memasang pembatas tangga berbentuk pagar yang hanya bisa dibuka oleh orang dewasa.
Tujuannya agar anak tidak bisa naik turun tangga tanpa pengawasan orang dewasa.
7. Memastikan keamanan lemari laci anda dari anak anak
Lemari laci memang sangat bermanfaat dan desain yang minimalis, namun mengancam keselamatan anak hingga menyebabkan luka parah bahkan meninggal dunia, kasus seperti ini sudah terjadi kesekian kalinya.
Oleh karena itu, orangtua sangat waspada menyikapi hal ini agar kejadian tersebut tidak terulang kembali dengan cara memasang lemari laci dengan sempurna dan kaitkan lemari ke dinding baik menggunakan bor atau memanteknya.
PROYEK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Ikuti kami untuk mendapatkan info lebih tentang kami
Kami disini untuk membantu anda, Silahkan Pilih Project yang dituju
Inhouse Marketing
Kana Park, Legok Serpong
Online
Inhouse Marketing
Royal Spring Makassar
Online
Inhouse Marketing
Serpong Lagoon, Tangsel
Online
Inhouse Marketing
The River, Parung Panjang
Online
Inhouse Marketing
Royal Sentraland, Makassar
Online
Inhouse Marketing
Batakan Village, Balikpapan
Online
Inhouse Marketing
Sentraland Paradise
Online
Kana Park, Legok Serpong
Royal Spring Makassar
Serpong Lagoon, Tangsel
The River, Parung PanjangIn House Marketing
Royal Sentraland, Makassar
Batakan Village, Balikpapan
Sentraland Paradise



